Gejala yang memerlukan penilaian klinis ortopedi meliputi:
-
Tonjolan tulang yang terlihat pada sisi pangkal jempol kaki.
-
Nyeri atau kekakuan pada sendi jempol kaki saat berjalan atau berdiri.
-
Kemerahan, pembengkakan, atau rasa panas di sekitar sendi yang terdampak.
-
Kesulitan menemukan alas kaki yang nyaman akibat perubahan struktur kaki.
-
Pembentukan kapalan (callus) di bawah telapak kaki akibat redistribusi tekanan.
Penilaian klinis yang akurat memerlukan pemeriksaan fisik oleh spesialis ortopedi, didukung oleh pencitraan diagnostik. Rontgen posisi berdiri (weight-bearing X-rays) digunakan untuk mengukur sudut deformitas secara presisi, termasuk Hallux Abductus Angle (HAA) dan Intermetatarsal Angle (IMA), guna menentukan derajat keparahan dan pilihan penanganan yang tepat.