Gejala Penyakit Celiac
Penyakit celiac muncul dengan berbagai gejala yang memengaruhi berbagai sistem tubuh di luar saluran pencernaan. Gejala yang umum meliputi:
-
Ketidaknyamanan Pencernaan
Pasien sering mengalami diare, kembung, gas, sakit perut, dan mual. Gejala-gejala ini biasanya terjadi setelah mengonsumsi gluten dan intensitasnya dapat bervariasi.
-
Kelelahan dan Kelemahan
Banyak pasien melaporkan rasa lelah yang terus-menerus dan kekurangan energi. Hal ini diakibatkan oleh malabsorpsi nutrisi, terutama zat besi, yang menyebabkan anemia.
-
Penurunan Berat Badan
Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan terjadi meskipun asupan makanan normal. Hal ini terjadi karena vili usus yang rusak tidak dapat menyerap nutrisi dari makanan dengan baik.
-
Ruam Kulit
Dermatitis herpetiformis muncul sebagai ruam gatal dan melepuh yang biasanya terjadi pada siku, lutut, dan bokong. Manifestasi kulit yang khas ini dikaitkan dengan penyakit celiac.
-
Masalah Neurologis
Beberapa pasien mengalami sakit kepala, masalah keseimbangan, neuropati perifer, dan gangguan kognitif. Gejala-gejala ini berasal dari kekurangan nutrisi atau efek kekebalan langsung pada sistem saraf.
-
Nyeri Tulang dan Sendi
Malabsorpsi kalsium dan vitamin D dapat menyebabkan osteopenia, osteoporosis, dan nyeri sendi. Pemeriksaan kepadatan tulang secara teratur dapat direkomendasikan untuk orang dengan penyakit celiac.
-
Masalah Gigi
Cacat enamel, erupsi gigi yang tertunda, dan sariawan yang berulang dapat terjadi. Manifestasi gigi ini sering terjadi selama pembentukan gigi di masa kanak-kanak.
-
Masalah Reproduksi
Wanita dapat mengalami ketidakteraturan menstruasi, infertilitas, atau keguguran berulang. Pria dapat mengalami penurunan kesuburan dan ketidakseimbangan hormon.