Gejala Angina
Angina dapat menyebabkan berbagai gejala, dengan berbagai tingkat intensitas dan bagaimana gejala tersebut muncul pada setiap individu.
-
Nyeri Dada atau Ketidaknyamanan
Gejala yang paling umum adalah perasaan tertekan, sesak, atau sensasi tertekan di dada, yang sering digambarkan sebagai rasa berat atau terbakar. Ketidaknyamanan ini dapat menjalar ke bahu, lengan, leher, rahang, atau punggung.
-
Sesak Napas
Beberapa pasien mengalami kesulitan bernapas selama episode angina. Hal ini terjadi ketika jantung berjuang untuk memompa secara efisien karena berkurangnya pasokan oksigen.
-
Kelelahan
Kelelahan yang tidak dapat dijelaskan, terutama selama aktivitas fisik yang sebelumnya masih dapat ditangani. Berkurangnya efisiensi jantung dapat menyebabkan kelelahan secara umum karena tubuh menerima lebih sedikit darah beroksigen.
-
Pusing atau Kepala Terasa Ringan
Aliran darah yang tidak mencukupi ke otak dapat menyebabkan perasaan pusing atau rasa pingsan.
-
Mual dan Gangguan Pencernaan
Beberapa orang, terutama wanita, mungkin salah mengira angina sebagai ketidaknyamanan pencernaan. Nyeri perut bagian atas atau mual terkadang dapat menyertai ketidaknyamanan dada.
-
Berkeringat
Keringat dingin dapat terjadi selama serangan angina, karena tubuh merespons stres jantung melalui reaksi sistem saraf otonom.