Kapan Penggantian Lutut Diperlukan?
Dokter spesialis ortopedi mempertimbangkan prosedur penggantian lutut apabila kondisi sendi lutut pasien sudah mencapai tahap di mana penanganan non-bedah tidak lagi memberikan manfaat yang memadai. Berikut adalah kriteria yang umumnya menjadi dasar pertimbangan, dan sebaiknya Anda diskusikan secara langsung dengan dokter yang menangani Anda.
-
Usia dan Kondisi Fisik Umum
Prosedur penggantian lutut banyak dilakukan pada pasien di atas usia 50 tahun, meskipun usia bukan satu-satunya penentu. Dokter akan menilai kondisi kesehatan secara keseluruhan, termasuk fungsi jantung, paru, dan kontrol gula darah, sebelum memutuskan apakah prosedur bedah aman untuk dijalani.
-
Derajat Kerusakan Tulang Rawan
Osteoartritis (OA) berat, ditandai dengan penipisan atau habisnya tulang rawan pada sendi lutut yang terlihat pada pemeriksaan rontgen (stadium 3 hingga 4 menurut skala Kellgren-Lawrence), umumnya menjadi indikasi utama. Pada kondisi ini, permukaan tulang yang seharusnya dilapisi tulang rawan sudah bergesekan langsung satu sama lain, menimbulkan nyeri yang konstan.
-
Kegagalan Penanganan Konservatif
Dokter biasanya mempertimbangkan penggantian lutut setelah opsi-opsi berikut sudah dijalani dan tidak memberikan perbaikan yang mencukupi: fisioterapi terstruktur, obat anti-nyeri atau anti-inflamasi, suplemen kondroitin atau glukosamin, serta injeksi sendi seperti kortikosteroid atau asam hialuronat.
-
Keterbatasan Fungsional yang Signifikan
Indikasi lain mencakup keterbatasan berjalan, misalnya hanya mampu berjalan sejauh beberapa ratus meter sebelum kesakitan, kesulitan menaiki atau menuruni tangga, nyeri yang mengganggu tidur, serta deformitas lutut seperti kaki O (varus) atau kaki X (valgus) yang memengaruhi keselarasan postur secara keseluruhan.
Semua keputusan mengenai tindakan medis, termasuk apakah prosedur penggantian lutut sesuai untuk kondisi Anda, merupakan kewenangan dokter spesialis ortopedi yang mengevaluasi Anda secara langsung.